Selasa, 15 November 2016

PENGERTIAN SIMULASI

Pengertian Simulasi :


Simulasi adalah suatu teknik yang digunakan dalam membuat keputusan dengan mengevaluasi perilaku model pada kondisi yang berlainan. Simulasi adalah perangkat uji coba yang menghasilkan solusi-solusi yang hampir optimal yang dapat mempresentasikan sistem secara menyeluruh. Simulasi sendiri memungkinkan pembuatan kesimpulan dari solusi-solusi atas percobaan yang ada dan memberikan keputusan-keputusan sehubungan dengan percobaan tersebut sebagai alternatif dalam melakukan pendekatan. Simulasi bukan hanya solusi dengan menggunakan model (data atau miniatur) yang dibuat sedemikian rupa untuk menghasilkan nilai tertentu. Dengan simulasi kita dapat menduga perilaku suatu system yang kita amati dengan menggunakan data hasil pengamatan yang dilakukan dalam waktu tertentu. Dari data hasil pengamatan itu kita dapat membuat prediksi dan kemudian memutuskan tindakan yang akan kita lakukan.

Sistem

Sebelum mengenal lebih jauh tentang simulasi maka kita terlebih dahulu mempelajari tentang system (melalui data sampel) di mana terhadap system tersebut mungkin kita dapat melakukan uji coba. Jika suatu system yang diamati masih merupakan system yang bersifat hipotesis (percobaan) untuk memperoleh suatu hasil tertentu maka kemungkinan besar terhadap system itu tidak akan dapat dilakukan simulasi. Walau secara tidak langsung, suatu permasalahan akan merangsang system untuk memecahkannya dengan menggunakan model dan metode sebagai alternative, di mana alternative tersebut merupakan suatu kreasi berpikir yang dapat memadukan berbagai metode sehingga terbentuk sejumlah prototype (model atau miniature). Dari metode-metode yang akan digunakan itu seseorang dapat mengetahui latar belakang (penjelasan secara teoritis) setiap metode. Ketika alternatif-alternatif itu digunakan maka akan banyak terjadi benturan. Perlu diingat juga bahwa dengan menggunakan prototipe seperti ini akan dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, menghabiskan waktu dan juga tidak praktis. Jadi dapat disimpulkan bahwa sistem adalah media atau ruang yang didukung oleh komponen-komponen yang saling terkait satu sama lain dan dibatasi oleh aturan tertentu guna mencapai tujuan dan sasaran tertentu. Sistem juga didefinisikan sebagai sekumpulan atau himpunan (manusia atau mesin) yang saling berinteraksi yang secara bersama-sama menuju ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Dalam praktiknya apa yang dimaksud dengan sistem sangat tergantung pada tujuan, untuk apa sistem tersebut digunakan dan dibangun. Sekumpulan atau himpunan yang membentuk suatu sistem di dalam suatu penelitian yang besar mungkin hanya merupakan suatu bagian kecil dari sebuah sistem keseluruhan. Sistem sendiri dapat juga didefinisikan sebagai sekumpulan variabel penting yang dapat menjelaskan perilaku sistem yang nyata pada waktu tertentu dan memiliki tujuan tertentu.


Klasifikasi Model

Setelah data dan sistem benar-benar kita kenali dan kita mampu untuk menjelaskannya, lakukan pendekatan terhadap data itu. Apakah data itu memiliki model tertentu yang mendekati sistem yang nyata. Proses mengenali perilaku data, apakah sama dengan keadaan yang nyata, disebut sebagai model sistem. Pemodelan suatu sitem merupakan suatu proses penyaringan dan penyeleksian yang dilakukan sedemikian rupa terhadap berbagai data sehingga didapatkan beberapa data atau komponen sistemyang dapat dimodelkan, dan yang dianggap kurang penting atau tidak relevan dapatlah diasumsikan mampu mendukung tujuan yang ingin dicapai. Jadi sebuah model tidak hanya merupakan perwujudan tujuan, namun juga merupakan asumsi untuk mendukung tujuan tersebut.
Dalam kehidupan, model yang digunakan untuk mengenal suatu sistem (studi terhadap sistem) dibedakan berdasarkan data yang diperoleh dan hal tersebut dapat dibedakan menjadi seperti berikut :

  1. Model fisik
Didasarkan pada analogi dari sistem dengan sistem. Dalam pemodelan yang seperti ini atribut atau field (data) dari sistem didapatkan dari pengukuran, seperti jarak yang ditempuh oleh truk dengan beban tertentu dan kecepatan tertentu yang mempengaruhi kemampuan mesin, dengan beban bervariasi dan kecepatan tertentu seberapa jauh pesawat dapat meninggalkan landasan, dan masih banyak lagi contoh lain.
  1. Model matematika
Pada model ini simbol-simbol matematika dan persamaan-persamaan matematika digunakan untuk menggambarkan sistem. Atribut atau field dari sistem dipresentasikan oeh aktivitas-aktivitas setiap variabel yang diidentifikasi lebih awal dan kemudian dengan fungsi-fungsi matematika maka dari seluruh variabel tersebut akan dihasilkan aktivitas-aktivitas yang diharapkan. Model matematika itu kemudian dibagi lagi menjadi dua yang masing-masing memiliki perbedaan yang mendasar. Yang pertama sangat dipengaruhi oleh perubahan waktu, disebut model dinamis, sementara model yang satunya menunjukkan perilaku sistem secara spesifik pada kondisi tertentu saja, disebut model statis. Di dalam pengembangan model matematika untuk model dinamis dan model statis, di antara keduanya terdapat dua perbedaan lagi yang dapat mengidentifikasi perilaku data secara spesifik. Dari penjabaran kedua model tersebut dapat disusun suatu metode atau proses penyelesaian. Metode atau proses penyelesaian tersebut adalah :
  1. Metode analitis
Menggunakan metode analitis berarti memakai teori matematika deduktif untuk menyelesaikan model. Penggunaan metode ini sangat tergantung pada kemampuan kita di dalam menggunakan teori matematika.
  1. Metode numerik
Metode numerik melibatkan prosedur-prosedur komputasi untuk menyelesaikan persamaan-persamaannya. Metode ini lebih mudah digunakan karena hanya mempergunakan data dengan teknik-teknik khusus. Teknik khusus tersebut adalah simulasi.

SIMULASI ANTRIAN

Antri (queue)adalah kejadian yang biasa dalam kehidupan sehari-hari. Menunggu di depan loket untuk mendapatkan tiket kereta api, menunggu pada SPBU, pada pintu jalan tol, ketika akan keluar dari supermarket, dan situasi-situasi yang lain merupakan kejadian yang sering ditemui.

1 Teori antrian pertama kali dikemukakan oleh A.K. Erlang, seorang ahli matematika bangsa Denmark pada tahun 1913 dalam bukunya Solution of Some Problem in the Theory of Probability of Significance in Automatic Telephone Exchange.

2 Tujuan penggunaan teori antrian adalah untuk merancang fasilitas pelayanan, untuk mengatasi permintaan pelayanan yang berfluktuasi secara random dan menjaga keseimbangan antara biaya (waktu nganggur) pelayanan dan biaya (waktu) yang diperlukan selama antri.

  • Kedatangan :
Setiap masalah antrian melibatkan kedatangan, misalnya orang, mobil, atau panggilan telepon untuk dilayani. Unsur ini sering dinamakan proses input. Proses input meliputi sumber kedatangan atau biasa dinamakan calling population dan cara terjadinya. Kedatangan pada umumnya merupakan proses random.

  •  Pelayanan
Pelayanan atau mekanisme pelayanan dapat terdiri dari satu atau lebih pelayan, atau satu atau lebih fasilitas pelayanan. Contohnya, jalan tol dapat memiliki beberapa pintu tol. Mekanisme pelayanan dapat hanya terdiri dari satu pelayan dalam satu fasilitas pelayanan yang ditemui pada loket seperti pada penjualan tiket di gedung bioskop. Di samping itu, perlu diketahui cara pelayanan dirampungkan, yang kadang-kadang merupakan proses random.

  •  Antri
Inti dari analisa antrian adalah antri itu sendiri. Timbulnya antrian terutama tergantung dari sifat kedatangan dan proses pelayanan. Penentu antrian lain yang penting adalah disiplin antri. Disiplin antri adalah aturan keputusan yang menjelaskan cara melayani pengantri, misalnya, datang awal dilayani dulu, datang terakhir dilayani dulu, berdasar prioritas, dan secara random. Jika tak ada antrian berarti terdapat pelayan yang nganggur atau kelebihan fasilitas pelayanan.

STRUKTUR DASAR PROSES ANTRIAN
Proses antrian pada umumnya dikelompokkan ke dalam empat struktur dasar menurut sifat-sifat fasilitas pelayanan, yaitu :
1. Satu saluran satu tahap
2. Banyak saluran satu tahap
3. Satu saluran banyak tahap
4. Banyak saluran banyak tahap



(Computer code dapat dilihat di lecture note)
/*Inisialisasi*/
n = 0; t = 0; Q = 0; E(tA = , tD = )
tA = t + X (X ~ fA)
/*loop utama*/
while (t  T)
tE = min(tA, tD)
if (tE = tA) call Prosedur_Kedatangan
else call Prosedur_Kepergian
end
return Qav = Q/t
Prosedur_Kedatangan
/*Update Variabel*/
Q = Q + n  (tE  t)
/* Update Keadaan*/
n = n  1
/* Update Waktu*/
t = tE
/* Penjadwalan Peristiwa Baru*/
tA = t + X (X ~ fA)
if (n = 1) tD = t + Y (Y ~ fS)
Prosedur_Kepergian
/*Update Variabel*/
Q = Q + n  (tE  t)
/* Update Keadaan*/
n = n + 1
/* Update Waktu*/
t = tE
/* Penjadwalan Peristiwa Baru*/
if (n  1) tD = t + Y (Y ~ fS)
else tD = 

Senin, 14 November 2016

PERBAIKI MEMORY YANG RUSAK (tidak terbaca)

Cara pertama

  • Keluarkan kartu memory dari hp. Pastika anda sudah mematikan HP lebih dulu
  • Bersihkan lempengan tembaga (berwarna kuning keemasan) dengan penghapus pensil (yang warna putih). Gosok pelan-pelan saja sampai bersih. Upayakan bagian tersebut tidak terkena kulit kita lagi, karena itu bisa mengotorinya
  • Sekarang silahkan memasukkannya lagi ke dalam slot memory di HP dan periksa apakah sudah terdeteksi dan dibaca lagi data di dalamnya
  • Kalau masih tidak terbaca? Silahkan coba cara ke dua di bawah ini

Cara kedua,

  • Dalam keadaan HP menyala, masuk ke pilihan ‘Options> Memory> Total Space> Repair”
  • Kalau anda memakai Android pilihannya agak terbatas, masuk ke “Setting> Storage> Erase SD Card”. Ini akan membuat kartu memory anda bersih seperti baru. Terkadang bisa memperbaiki kerusakan. Asal bukan kerusakan fisik yang parah
  • Cek lagi, sudah bisa dibaca apa belum, kalau belum coba cara berikutnya

Cara ketiga,

  • Hubungkan HP ke laptop atau PC dengan kabel data
  • Pastikan HP anda terhubung dalam mass storage mode, bukan media transfer mode
  • Melalui Windows Explorer, klik kanan pada drive kartu memory HP kita, pilih Properties, kemudian Tools, Error Checking, tunggu sampai selesai.
  • Eject drive tadi, cabut kabel datanya
  • Coba cek, sudah terbaca atau belum

Cara keempat,

  • Sama seperti langkah ke tiga diatas sampai langkah ke 3. Jika kartu memory anda benar-benar bermasalah, biasanya akan ada pesan kesalahan. Jika di laptop terbaca dan terlihat baik-baik saja tetapi tetap tidak terbaca di HP, lanjutkan dengan langkah berikut
  • Buat folder baru di hard disk, beri nama sembarang asal anda ingat kalau folder baru ini akan menjadi tempat penyimpanan sementara alias backup isi kartu memory yang rusak tadi
  • Copy seluruh isi kartu memory
  • Format kartu memory tadi. Caranya:
  • arahkan kursor mouse pada drive kartu memory
  • klik kanan
  • pilih format
  • pilih/beri tanda centang pada pilihan FAT16
  • klik Start dan tunggu sampai selesai baru tekan Close
  • kembalikan file hasil copy pada langkah ke 3 tadi ke kartu memory
  • Sekarang cek lagi, masih gagal atau tidak.